6 Mata-mata Israel Ditembak Mati Lalu Mayatnya Diseret

[KSATRIA PENA]Kelompok militan yang diyakini berasal dari Brigade Ezzedine al-Qassam secara terbuka mengeksekusi enam orang yang dituduh berkolaborasi dengan Israel, Selasa (20/11/2012), saat angkatan udara Israel meningkatkan pengeboman dalam salah satu hari paling mematikan dari aksi militernya di Gaza.

Seorang anggota sayap militer Hamas tersebut menembak mati enam warga Palestina yang diduga menjadi mata-mata Israel. Mata-mata itu bekerja sama dengan pasukan Israel di sepanjang perbatasan Gaza.

Mayat seorang kolaborator atau antek Israel itu diikat ke bagian belakang sebuah sepeda motor dan diseret melewati pusat Gaza City dalam sebuah konvoi sepeda motor. Celana orang itu dilorotkan ke bawah dan lengannya direntangkan ke belakang. Warga Palestina pun berteriak, “informan, informan!”

Sejumlah saksi mata mengatakan, enam pria sebelumnya telah dibawa ke sebuah jalan utama di kawasan Sheikh Radwan di Gaza City dan dipaksa untuk tiarap di tanah, di mana mereka akhirnya ditembak mati.

Tersangka mata-mata itu dibunuh setelah mereka diduga memberikan informasi intelijen mengenai sayap militer Hamas Brigade al-Qassam dan lokasi peluncuran roket di Gaza. Peristiwa itu terjadi di saat jumlah warga Palestina yang tewas sudah mencapai 120 orang.

Selama peperangan berlangsung, Negeri Yahudi memang selalu mengandalkan informan-informan lokal Gaza untuk mengidentifikasi target serangannya. Enam orang mata-mata itu dieksekusi pada Selasa sore di wilayah Syekh Radwan, Gaza. Demikian, seperti diberitakan Associated Press, Rabu (21/11/2012).

Menurut seorang saksi mata, mobil minibus berhenti di jalanan perbatasan Israel dan Gaza. Satu per satu dari enam orang mata-mata itu langsung dieksekusi oleh anggota sayap militer Hamas. Sejumlah warga pun memandang mayat itu dan beberapa orang lainnya meludahinya.

Pada Jumat pekan lalu, seorang mata-mata Israel yang bersembunyi di tong sampah berhasil ditangkap oleh Hamas. Salah seorang mata-mata lainnya ditembak ketika mereka berkeliaran di jalan.

Eksekusi terhadap enam tertuduh antek Israel itu terjadi pada hari ketujuh serangan militer Israel yang telah menewaskan lebih dari 120 warga Palestina, baik militan maupun warga sipil, serta empat warga Israel, termasuk seorang prajurit yang meninggal pada Selasa. Eksekusi itu menyusul insiden serupa pada Jumat, di mana kaum militan Palestina secara terbuka mengeksekusi seorang pria yang dituduh menyediakan informasi intelijen kepada militer Israel. Sebuah pesan yang melekat pada tubuhnya menyatakan bahwa dia mengaku telah berpartisipasi dalam 15 operasi pembunuhan Israel.

September lalu, pengadilan di Gaza menghukum mati seorang pria atas tuduhan berkolaborasi dengan Israel, lapor kantor berita Maan.

Sejak Gaza diserbu pada 2007 silam, Hamas sudah mengeksekusi empat orang mata-mata dengan regu tembaknya. Hukuman mati memang selalu dijatuhkan untuk seorang tersangka mata-mata Israel. Para warga Palestina juga tidak pernah keberatan  dengan penerapan hukuman mati itu. (okezone/kompas/NMJ)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s