Terkait Tewasnya Ilmuwan Iran, PBB Akan Kirim Pengawas Nuklir ke Iran

NOT MISTER JEKYLL–Delegasi tingkat tinggi badan pengawas nuklir PBB akan mengunjungi Iran pada akhir Januari ini. Utusan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) ini akan menjernihkan dugaan program senjata rahasia Iran dan meredakan ketegangan antara Teheran dan Barat.

Kunjungan untuk melakukan pembicaraan tersebut akan dipimpin oleh Kepala IAEA Herman Nackaerts yang akan dimulai sekitar 28 Januari hingga minggu awal Februari.

Dalam delegasi tersebut juga akan termasuk pejabat senior urusan legal IAEA Peri Lynne Johnson serta Rafael Grossi, wakil dirjen IAEA.  “Tujuan misi ini adalah untuk mencoba mendapatkan jawaban atas semua pertanyaan yang timbul dalam laporan IAEA pada November lalu,” ujar salah seorang diplomat kepada AFP yang enggan disebutkan identitasnya, seperti diberitakan AFP, Jumat (13/1/2012).

Sebelumnya, sorang anggota parlemen Iran, Ali Larijani mengatakan, negaranya siap melakukan negosiasi dengan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB ditambah Jerman. Selama ini pemerintah Iran bersikeras bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi bagi kepentingan rakyat sipil. Namun AS dan negara-negara Eropa mencurigai Iran diam-diam berupaya mengembangkan senjata atom lewat program nuklir yang dijalankannya.

Mostafa Ahmadi Roshan Akhirnya Dimakamkan

Sementara itu, lmuwan nuklir Iran yang tewas dalam ledakan bom mobil pada Rabu, 11 Januari lalu, dimakamkan hari ini. Mostafa Ahmadi Roshan, wakil direktur fasilitas pengayaan uranium di pembangkit nuklir Natanz dimakamkan di sebelah utara Teheran, Iran pada Jumat siang waktu setempat usai salat Jumat. Demikian diberitakan media Iran, IRNA dan dilansir kantor berita AFP, Jumat (13/1/2012).

Roshan tewas ketika dua pria yang mengendarai sebuah motor menempelkan bom magnetik ke mobilnya. Saat itu mobil yang dinaiki Roshan tengah terjebak kemacetan lalulintas di Teheran. Pejabat-pejabat Iran menyebut serangan itu sebagai operasi rahasia untuk melumpuhkan program nuklir Iran.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyebut pembunuhan ilmuwan nuklir itu menjijikkan dan bersifat pengecut. Khamenei pun menuding pembunuhan itu dilakukan badan intelijen AS, CIA dan badan intelijen Israel, Mossad.

Sejumlah media yang dekat dengan pejabat-pejabat konservatif Iran bahkan menyerukan aksi pembalasan terhadap para pejabat Israel. Pemerintah Iran pun telah mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk pembunuhan tersebut.

Pemerintah AS telah membantah keras tuduhan keterlibatan dalam kematian ilmuwan nuklir Iran itu. Meski begitu Menteri Pertahanan AS mengaku punya beberapa ide mengenai siapa yang kemungkinan terlibat. “Kami punya sejumlah ide tentang siapa yang mungkin terlibat,” ujarnya seraya menolak menjelaskan lebih jauh. Pemerintah Israel juga telah membantah terlibat dalam pembunuhan ilmuwan Iran tersebut.

Sebelumnya, tiga ilmuwan Iran lainnya juga tewas pada 2010 dan 2011 ketika mobil-mobil mereka meledak dalam insiden serupa. Dua dari tiga ilmuwan tersebut merupakan ilmuwan nuklir. Pejabat-pejabat Iran menyebut serangan itu dilakukan oleh badan intelijen Israel, Mossad yang kemungkinan dibantu oleh intelijen AS. (detik news/mugiwara no nakama)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s