Benarkah White Koffie Haram?

Nah, beberapa waktu lalu seorang teman sesama blogger memberikan informasi soal keharaman White Koffie. Kata ia sih begitu.

Berikut kutipan lengkapnya:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ketika diperjalanan, eh saya nemuin White Koffie (haram) disebuah warung-warung terdekat, ingat dengan obrolan Ustadzah Hajjah Aan jika kopi luwak itu haram, kalo tidak salah beliau juga mengharamkan itu adalah dari Fatwa MUI . Terus saya juga bingung kenapa haram? Kalo tidak salah sih kata Ustadz Haji Deden di Pondoku Adj-Djikro, jika saja kita makan sebuah kacang, namun pas buang air besar keluar lagi kacang, maka jika kacang itu dibersihkan sampai steril dan dimakan, maka hukumnya halal. Yang kedengaran oleh saya sih emang halal namun enath apalagi syarat-syaratnya mah. Terus nanyain temen, “Yang dibilangin tadi halal apa saja syaratnya” temen hanya bilang asal tidak jijik saja sama itu makanan, karena jika menurut kita jijik maka hukumnya adalah haram.
Ah bingung saya malah juga, kata fatwa MUI haram namun kata ustadz-ustadz saya halal. Dan saya akhirnya punya fatwa sendiri jika kopi luwak itu syubhat haaaaaaaaaa. Soalnya masih bingung soal haram atau halalnya euy. Ini fatwa berlaku untuk saya sendiri saja lah haha . . Jujur masih was-was sama makanan kayak gini tuh dan emang jujur saja kurang doyan minum kopi
Oh ya seputar dalil syubhat : Dari Abu Abdillah Nu’man bin Basyir radhiallahuanhu dia berkata yang artinya : Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang syubhat (samar-samar) yang tidak diketahui oleh orang banyak. Maka siapa yang takut terhadap syubhat berarti dia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya. Dan siapa yang terjerumus dalam perkara syubhat, maka akan terjerumus dalam perkara yang diharamkan. Sebagaimana penggembala yang menggembalakan hewan gembalaannya disekitar (ladang) yang dilarang untuk memasukinya, maka lambat laun dia akan memasukinya. Ketahuilah bahwa setiap raja memiliki larangan dan larangan Allah adalah apa yang Dia haramkan. Ketahuilah bahwa dalam diri ini terdapat segumpal daging, jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk, maka buruklah seluruh tubuh; ketahuilah bahwa dia adalah hati “. (Riwayat Bukhori dan Muslim)
 
***
 
Kemarin hari minggu tanggal 7 Oktober 2012, haduh kedatangan banyak tamu dari tetangga, terus pas tamu-tamu kami ngumpul didepan rumah ada sales kopi abc si kopi yang baru, eh kopi abc apa bukan ya? Wah kesempatan emas tuh si sales itu nyamperin tamu-tamu saya berjualan kopi, dah gitu itu si sales wanita lagi, wah wah. Makin pada tertarik untuk beli deh tamu-tamu saya untuk kopi itu, dan terusnya saya ingat lagi dengan White Koffie (haram)sepertinya harus saya selidiki deh soal halal atau haramnya si White Koffie (haram) itcuh.
Pertama saya beli deh si White Koffie (haram)-nya di warung Bi Eni atau yang sering disebut WarBen atau SarBen :r wkwkwkkwkw. Terus saya selidiki si kompisisinya.
“DAN TARAAAAAA”
 
Lihat Ada Kode E471 Pada Komposisi White Koffie (haram)
Terlihat oleh sahabat-sahabat ada kode Emulsifier 471 atau E471 ??? Jadi, jadi, jadi??? Sahabat masih ingat dengan postingan “Produk Barang Yang Mengandung Zat Babi” silahkan klik jika belum tahu atau belum pada baca, Jika Emulsifer 471 adalah minyak Babi. Slihkan mampir ke ke link http://www.kaze-kate.net/2012/03/produk-barang-yang-mengandung-zat-babi.html untuk mengetahui lebih lanjutnya!!!
Cari kalimat ini : “Oleh karenanya, saya mohon kepada semua umat islam untuk memeriksa terlebih dahulu bahan-bahan produk yang akan kita konsumsi dan mencocokkannya dengan daftar kode E-CODES berikut ini. Jika ditemukan kode-kode berikut ini dalam kemasan produk yang akan kita beli, maka hendaknya dapat dihindari karena produk dengan kode-kode tersebut di bawah ini mengandung lemak babi.”
___________________________________________
E120, E140, E141, E153, E325, E422, E430, E431,
E432, E433, E434, E435, E436, E470, E471, E472,
E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481,  E482,
E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570,
E572, E631, E635.
___________________________________________
Jadi menurut saya kopi luwak adalah syubhat, namun khususnya untuk White Koffie (haram) ini sudah jelas haram, bukan karena luwaknya atau juga kopinya melainkan minyak babinya itu. Habis itu pas saya lihat dibelakang bungkusnya pun itu label halalnya tidak tertera Majelis Ulama Indonesia nya, hanya ada tertera halal saja tanpa tertera MUI. Oh ya usulan saya untuk sahabat-sahabat semua, silahkan download ceramah Ustadz Matius (mantan misionaris kristenisasi) yang menceritakan begitu mudahnya mendapatkan label halal di Indonesia namun dalam Bahasa Sunda, jadi kalo misalkan sahabat punya teman yang pandai bahasa sunda, cobalah minta bantuan kepadanya untuk di translate. Penting karena beliau adalah mantan marketing handal di Indonesia yang juga pernah memasukan komposisi minyak babi seperti lesitin dan galatin pada makanan-makanan. Silahkan ke linknya di http://www.kaze-kate.net/2011/11/ceramah-dari-mantan-misionaris.html semoga bermanfaat.
Jika bermanfaat silahkan sebarkan ya sahabat. Afwan jika ada yang salah, dan mohon koreksinya. Jazakumulloh.

Tambahan Dari Sahabat
Ternyata White Koffie (haram) itu ada dua produk, produk lokal dan juga produk impor, nah yang saya cek dan sudah jelas haramnya, adalah yang White Kofie (haram) yang impor, silahkan check gambar di bawah ini, yang kiri adalah yang Impor dan yang kanan adalah yang lokal :
 
Kiriman dari Cipto MX
Soal asli dan palsu saya tidak tahu, ini adalah kiriman dari sahabat saya dari forum AsPal (asli tapi palsu) nah yang saya bahas adalah yang kiri, coba tengok komposisinya! yang kiri banyak bahan, yang kanan sedikit bahan, dan afwan, serius bin suer, label halal yang tadi saya beli dari kemasanya tidak ada label halal MUI namun label hanya halal saja tidak seperti gambar diatas.
Lalu bagaimana komentar LPOM MUI soal emulsifier E471?
Berikut beritanya–informasi ini kami dapatkan dari salah seorang Facebooker–yang kami kutip dari laman berita Hidayatullah.com:
LPPOM: Kode E472 Tidak Berarti Babi

Senin, 21 Maret 2011

Hidayatullah.com–Di situs jejaring sosial Facebook beredar kabar bahwa salah satu satu produk es krim Walls bermerek Magnum mengandung lemak babi dengan kode E472. Kode E472 ditemukan pada daftar komposisi di kemasan Magnum. Menjadi pertanyaan adalah pada kemasan Magnum itu tertera label halal Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

Direktur LPPOM MUI, Lukmanul Hakim, ketika dikonfirmasi hidayatullah.com mengaku kaget dengan kabar itu. Ia membantah terkait adanya kandungan lemak babi di produk Magnum.

“Itu tidak benar. Magnum sudah mendapat sertifikat halal dari LPPOM. Produk mana pun yang sudah memperoleh label halal dari kami, dijamin terbebas dari barang haram dan najis,” ujar Lukmanul Hakim, Senin (21/3) siang.

Mengenai kode E 472, Lukmanul Hakim menjelaskan, bila kode itu berkaitan dengan emulsi (emulsifier). Emulsi adalah bahan yang ditambahkan ke dalam campuran pangan yang menggabungkan komponen air dan minyak.

“Pada kode E472 itu pengelmusi berupa nabati maupun hewani. Hewani bisa berupa babi dan juga non-babi. Pada Magnum ini kami teliti pengemulsi hewaninya bukan dari babi. Itu sebabnya kami beri label halal,” terangnya.

Dalam kabar  di Facebook itu tertulis juga kode E lainnya yang diduga mengandung babi, seperti E100, E110, E120, E140, E141, dan lain sebagainya. Terkait dengan kode E lainnya itu, yang tersebar di berbagai produk pangan, Lukmanul Hakim tidak mengetahui persis detilnya. Yang ia tahu kode E di atas 470, pengelmusiannya itu mulai bersinggungan  dengan hewani.

“Untuk itu, agar aman dan terhindar dari barang haram dan najis yang menggunakan kode-kode, saya menyarankan agar masyarakat membeli produk yang sudah mendapat label halal dari LPPOM MUI,” kata Lukmanul Hakim memberi saran.*

Nah, sekarang kami serahkan kepada pembaca bagaimana baiknya. (NMJ)

About these ads

24 gagasan untuk “Benarkah White Koffie Haram?

  1. maaf…saya kurang setuju kalau kopi luwak disamakan dengan LUwak White Koffie, karena yang kedua ini adalah hanya brand, jadi bukan kopi yang prosesnya dimakan oleh luwak dulu. karena tidak mungkin kopi luwak asli itu bisa dijual dengan harga murah di pasaran.
    tentang halal-haramnya saya tidak bisa mengatakan karena sebagai masyarakat umum saya tidak mempunyai kemampuan untuk menentukan apakah benar suatu produk mengandung produk babi atau tidak karena saya tidak mempunyai ilmunya dan saya tidak memiliki laboratorium untuk melakukan penelitian. itu adalah tugas mereka yang bekerja di LPPOM MUI . jadi kalau ternyata produk yang mengandung babi masih bisa beredar bebas, maka tanyakanlah apa saja kerja mereka? hanya jual cap saja atau mau menyelamatkan masyarakat dari syubhat dan barang haram?

    • Assalaamu ‘alaykum waroh matullaah.

      Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang syubhat (samar-samar) yang tidak diketahui oleh orang banyak. Maka siapa yang takut terhadap syubhat berarti dia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya. Dan siapa yang terjerumus dalam perkara syubhat, maka akan terjerumus dalam perkara yang diharamkan. Sebagaimana penggembala yang menggembalakan hewan gembalaannya disekitar (ladang) yang dilarang untuk memasukinya, maka lambat laun dia akan memasukinya. Ketahuilah bahwa setiap raja memiliki larangan dan larangan Allah adalah apa yang Dia haramkan. Ketahuilah bahwa dalam diri ini terdapat segumpal daging, jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk, maka buruklah seluruh tubuh; ketahuilah bahwa dia adalah hati “. (Riwayat Bukhori dan Muslim), demikianlah yang saya kutip dari tulisan di atas, sekarang sudah saat nya kita orang muslim mulai berfikir, jangan terpenjara pendapat dari berbagai golongan manapun yang mengatas namakan agama manapun, kita harus nya yakin bahwa yang subhat itu harus kita hindari agar kita selamat di dunia dan di akhirat, menanggapi berbagai pertanyaan apakah kopi yang berasal dari luwak itu halal atau haram, MUI sudah menghalal kan keberadaan kopi luwak tersebut, nah untuk itu mari kita berfikir dan mengesampingkan pendapat halal atau haram.
      1. kopi luwak berstatus subhat untuk itu kita harus menghindari dari yang subhat.
      2. Pendapat MUI adalah halal karna biji kopi masih berbentuk biji kopi dan tidak merubah rasa, dan sudah higienis karna melalui pencucian dan pengolahan dengan cara di gongseng, namun bila kita perhatikan dari rasa sudah berubah dari kopi yang tidak di makan oleh luwak dan rasa dan aroma yang berubah itulah membuat harga kopi menjadi selangit.
      3. Meminum kopi luwak dengan harga selangit adalah suatu hal pemborosan dimana dengan segelas kecil kopi saja kita harus merogoh kocek dalam dan hal itu bertentangan dengan surat 17 ayat 27 dimana pemborosan itu adalah saudara nya setan dan setan adalah sangat ingkar kepada Allah SWT, maka kita pun termasuk orang yang ingkar kepada Allah.
      4. Masih ada minuman yang halah seperti susu, madu dan lain lain, mengapa kita harus mencuci barang yang sudah menjadi kotoran hewan, walaupun pendapat MUI bisa menjadi halal bila barang yang halal dan dimakan binanatang yang dihalalkan daging nya.

      Demikianlah pendapat saya tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada Ormas Islam yang lain.

      Wassalamu’laykum waroh matullaah.

  2. Cuman mau tanya..
    Merk Luwak bukannya punya perusahaan indon ya.. knapa kok yang asli perlu “Impor”?
    Trus saya udah cek webnya..
    whitekoffie.com malah bahasa jepang n ga cuman jual produk merk luwak dan yg kopiluwak.org keliatan itu web profil kopi luwak..
    Klo menurut gw sih, yg sebelah kiri itu buat ekspor ke jepang dan webnya itu web distributor kopi luwak di jepang..
    Klo msalah yg E471, ktanya sih ga selalu babi tapi aku sendiri jg ga tau..
    Tapi liat labelnya yg sebelah kiri kok kyak label MUI yg asli yah..

  3. E-471 itu asal lemak mono dan diglisarida. Di negara barat atau Jepang biasanya dari lemak babi memang. Tapi bisa juga dari minyak nabati (tumbuh-tumbuhan). Nah, lantas tau E-471 Luwak White Koffie halal apa haram darimana? Tentu saja dari MUI. Kita kan gak punya kompetensi untuk menguji. Mereka pula dapat dinisbatkan kepada ulil amri, otoritas Pemerintah yang bertanggung jawab. Selama sebuah produk mengantongi sertifikasi halal dari MUI, tentu saja sebagai konsumen muslim produk itu berarti halal. Dan Luwak White Koffie sudah mengantongi sertifikat halal dari MUI (coba dech tanya Mbah Google).

    Andaikata kenyataannya haram, toh itu jadi tanggung jawab ulama dan asaatidz di MUI hehehe. Sifat “syubhat”-nya menjadi gugur dengan keluarnya Sertifikat Halal MUI terhadap Luwak White Koffie tsb.

    Marilah kita bijak menanggapinya.

  4. judul ama pembahasan ga jelas nih..
    Sebelumnya diperjelas dulu apa kopi luwak white koffie dan kopi luwak asli.

    Kopi luwak white koffie adalah kopi sachet yang ga jauh beda dengan kopi sachet lainnya dan bukan asli kopi yang bercampur dengan kotoran luwak. White koffie merupakan produk dari brand yang bermerk KOPI LUWAK. Jadi itu bukan kopi luwak asli, hanya merknya kopi luwak. Jadi g perlu membahas jijik, hukum proses dan lain sebagainya. White koffie berkategori haram, hanya karena ada kandungan bahan kimia yang sengaja dicampur dengan enzim babi agar tidak buat kembung lambung penikmatnya.

    Terkait kopi luwak asli, yaitu biji kopi yang dimakan luwak dan keluar dari dubur luwak sehingga ada proses tercampurnya dengan kotoran luwak yang najis. Jadi, biji luwak tersebut dihukumi MUTANAJJIS atau barang yang suci tercampur dg barang najis, solusinya perlu penyucian dengan air mengalir/air dari mata air minimal 7x pembersihan.

  5. Sebaikya ditinggalkan apabila hati berkata ragu, sekalipun suara dan bukti terbanyak mengarah bahwa itu tidak haram :)

    Wallahualam Bissawab.

  6. Hayo……mana komentar dari produsennya….jawab semua keraguan masyarakat tentang E 471 dari nabati atau hewani?low hewan berasal dari hewan apa?tentang produk asli apa bukan dari segi kemasan mana yang benar?…….hayo jawab dan bersuaralah

  7. Kalau Memang White copy itu mengandung lemak babi maka yang paling berdosa dan paling bertanggung jawab adalah BPOM dan MUI yang memberi Lebel………….Tanggung Jawabnya dunia akhirat Bapak2 dan Ibu 2 terhormat….

  8. Haha.. Menarik ini.. buat hiburan.. tp saya tetep nggak takut minum ah… Btw..ada yang tahu kenapa daging babi diharamkan? eh..dagingnya apa semuanya ya? setauku dagingnya aja karna mengandung cacing ya?

  9. Luwak White Koffie rasanya ada yang asin dan pahit seperti tak memakai gula, kenapa? Aduuuuh sy malu sekali padahal itu saya sajikan untuk teman-teman lama pada acara silaturahmi minggu kemarin… apa benar-benar palsu dengan kemasan isi 200g?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s